Bantul (MIN 3 Bantul)— Transformasi pedagogi berbasis teknologi kian mengakar kuat di lingkungan madrasah. Diana Fitri Umami, S.Ag., Sekretaris Tim Pengembang Kurikulum (TPK) MIN 3 Bantul, menghadiri agenda strategis bertajuk Kegiatan Pengimbasan Digitalisasi Pembelajaran yang dihelat di SD Negeri 1 Palbapang. Kegiatan ini memfokuskan akselerasi kompetensi pendidik dalam mendayagunakan Interactive Flat Panel (IFP) atau Papan Interaktif Digital guna menghadirkan ekosistem kelas yang interaktif, adaptif, dan kontekstual.

Forum diseminasi ini menjadi wahana bertukar gagasan mengenai integrasi teknologi mutakhir dalam desain instruksional. Penggunaan papan interaktif digital tidak sekadar diposisikan sebagai pengganti media visual konvensional, melainkan sebagai instrumen pedagogis yang mampu memantik daya kritis, kolaborasi, serta keterlibatan aktif peserta didik melalui visualisasi konsep yang dinamis dan manipulasi objek digital secara real-time.

Kehadiran perwakilan TPK MIN 3 Bantul menegaskan komitmen madrasah dalam merespons tuntutan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Kurikulum Merdeka yang meniscayakan pembelajaran berdiferensiasi. Melalui penguasaan fitur-fitur interaktif—mulai dari integrasi multimedia multi-input, aplikasi anotasi cerdas, hingga pengelolaan lembar kerja digital kolaboratif—guru diharapkan mampu merancang pengalaman belajar yang lebih bermakna dan memikat.

Sekretaris TPK MIN 3 Bantul, Diana Fitri Umami, S.Ag., menyampaikan bahwa diseminasi ini membawa implikasi positif bagi penguatan kapasitas internal madrasah.

“Digitalisasi pembelajaran sejatinya bukan semata perihal kelengkapan peranti keras, melainkan bagaimana teknologi tersebut mampu merekonstruksi interaksi di ruang kelas menjadi lebih hidup dan dialogis. Pengetahuan aplikatif pemanfaatan papan interaktif digital ini menjadi modal berharga bagi MIN 3 Bantul untuk terus memperbarui sintaks pembelajaran di madrasah,” tuturnya.

Langkah pengimbasan lintas instansi pendidikan ini mencerminkan sinergi harmonis antara sekolah dan madrasah di Kabupaten Bantul. Melalui adopsi teknologi yang terarah dan berkelanjutan, MIN 3 Bantul terus memantapkan langkahnya mewujudkan generasi pembelajar yang cakap digital tanpa mereduksi kedalaman substansi akademis dan spiritual. (agassa)