Bantul (MIN 3 Bantul) – Dalam rangka memperkuat implementasi Kurikulum Merdeka, MIN 3 Bantul menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kokurikuler bagi peserta didik Fase A. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mengangkat materi seputar pengenalan alam, yakni “Mengenal Tumbuhan dan Bagian-Bagiannya, Mengenal Jenis Tanaman, serta Mengenal Tanaman Hias dan Tanaman Liar di Sekitar Kita.”

​Hadir sebagai narasumber  dalam sosialisasi ini, Diana Fitri Umami, yang merupakan bagian dari Tim Kurikulum MIN 3 Bantul. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya mengenalkan lingkungan alam sejak dini kepada siswa, khususnya di tingkat Fase A (Kelas 1 dan 2), guna menumbuhkan rasa ingin tahu serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

​”Melalui kegiatan kokurikuler ini, kita ingin anak-anak tidak hanya belajar secara teoretis di dalam kelas, tetapi juga mampu mengidentifikasi langsung berbagai jenis tumbuhan yang ada di sekeliling mereka. Ini adalah langkah awal membangun literasi sains yang kontekstual,” ujar Diana Fitri Umami di sela-sela penyampaian materi.

Materi Pembelajaran yang Kontekstual

​Secara terperinci, sosialisasi ini mengupas empat poin utama yang disajikan dengan metode yang menyenangkan bagi anak-anak:

  1. Mengenal Tumbuhan dan Bagian-bagiannya: Siswa diajak memahami struktur dasar tumbuhan, mulai dari akar, batang, daun, bunga, hingga buah, beserta fungsinya masing-masing.
  2. Mengenal Jenis Tanaman: Pengelompokan sederhana mengenai tanaman agar siswa dapat membedakan karakter fisik tumbuhan.
  3. Mengenal Tanaman Hias: Mengenalkan estetika alam melalui tanaman hias yang sering dijumpai di pekarangan rumah maupun madrasah.
  4. Tanaman Liar di Sekitar Kita: Mengedukasi siswa bahwa tidak semua tanaman liar itu mengganggu, beberapa di antaranya bahkan memiliki manfaat tersembunyi, sekaligus melatih kewaspadaan terhadap tanaman yang berbahaya.

Dukungan Penuh Madrasah

​Secara terpisah, Kepala MIN 3 Bantul memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif tim kurikulum ini. Kegiatan kokurikuler berbasis lingkungan seperti ini dinilai sangat efektif untuk menyegarkan suasana belajar siswa sekaligus mendukung pembentukan karakter Profil Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Alamin (P5RA), khususnya pada dimensi peduli lingkungan.

​Sosialisasi berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari para guru kelas serta siswa Fase A. Diharapkan setelah kegiatan ini, para siswa dapat lebih aktif mengeksplorasi lingkungan madrasah dan rumah sebagai laboratorium belajar mereka yang menyenangkan. (Agassa)