
Bantul – Pagi yang cerah di MIN 3 Bantul tidak hanya diisi dengan keriuhan bermain, melainkan dengan kekhusyukan ibadah. Siswa-siswi Kelas 2A tampak antusias mengikuti kegiatan “Nyadong Barokah” pagi sebagai bekal spiritual sebelum memulai kegiatan belajar mengajar, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini diawali dengan sholat Dhuha berjamaah yang dilaksanakan dengan khidmat, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an/Iqra bersama. Pembiasaan ini dirancang untuk menciptakan suasana hati yang tenang dan pikiran yang jernih bagi para siswa.
Ikhtiar Menjemput Ilmu
Guru Kelas 2A, Moh. Fadlan, menyampaikan bahwa rutinitas ini bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan strategi edukatif. Menurutnya, kondisi batin yang tenang merupakan kunci utama agar materi pelajaran lebih mudah diserap.
“Kami menyebutnya sebagai upaya ‘nyadong barokah’ atau mengharap keberkahan. Jika pikiran jernih dan hati tenang setelah beribadah, insyaallah anak-anak akan lebih mudah menerima ilmu yang diberikan guru di kelas,” ujar Moh. Fadlan.
Kolaborasi Guru dan Siswa
Kegiatan ini terlaksana berkat pendampingan intensif dari guru kelas dan guru bidang studi. Fajar Yuliantono, selaku Guru PAI, turut membimbing jalannya sholat Dhuha dan tadarus guna memastikan bacaan dan tata cara ibadah siswa semakin sempurna dari hari ke hari.
Pembiasaan ini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kedekatan spiritual yang kuat sejak dini. Dengan mengawali hari lewat doa, MIN 3 Bantul optimis mencetak generasi yang cerdas dan berakhlakul karimah. (Agassa)




