
Bantul – Menjelang rangkaian ujian akhir masa sekolah, siswa-siswi kelas 6 mendapatkan suntikan semangat dan arahan khusus dari Ustadz Fajar Yuliantono. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini bertujuan untuk memantapkan kesiapan mental dan spiritual para siswa sebelum melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.
Dalam arahannya, Ustadz Fajar menekankan pentingnya persiapan yang seimbang antara aspek dhohir (fisik/usaha) dan batin (spiritual). Menurut beliau, kecerdasan intelektual saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan ketenangan jiwa dan kedekatan kepada Sang Pencipta.
Ustadz Fajar menjabarkan dua poin utama yang harus dipegang teguh oleh para siswa. Persiapan Dhohir (Nyata): Siswa diminta untuk disiplin dalam belajar, menjaga kesehatan fisik, serta mengatur waktu dengan bijak. “Jangan hanya belajar keras, tapi belajarlah dengan cerdas dan terukur,” pesannya.
Persiapan Batin (Spiritual): Beliau mengajak siswa untuk memperbanyak zikir, menjaga ibadah wajib, dan yang paling utama adalah memohon doa restu kepada orang tua serta guru. Ketenangan batin dipercaya menjadi kunci utama dalam menyerap ilmu dan menjawab soal ujian dengan fokus.
”Ujian bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan pembuktian sejauh mana kejujuran dan daya juang kalian terbentuk selama enam tahun di sekolah ini,” ujar Ustadz Fajar di hadapan para siswa yang menyimak dengan antusias.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi motivasi yang membakar semangat. Harapannya, setelah mendapatkan arahan ini, siswa kelas 6 tidak lagi memandang ujian sebagai beban yang menakutkan, melainkan sebagai tangga menuju kesuksesan masa depan.
Pihak sekolah berharap sinergi antara motivasi spiritual dan persiapan akademis ini dapat membuahkan hasil yang maksimal, tidak hanya secara nilai, tetapi juga secara karakter. (Agassa)




