Bantul – Suasana di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul tampak lebih dari sekadar aktivitas belajar-mengajar rutin. Di balik operasional harian sekolah, terdapat semangat pengabdian yang kuat dari para pendidik dan tenaga kependidikan dalam melayani para siswa.

Etos kerja ini bukan sekadar profesionalisme di atas kertas, melainkan sebuah bentuk dedikasi yang mendalam. Hal ini ditegaskan oleh Suradi, salah satu Tenaga Kependidikan Senior di MIN 3 Bantul. Menurutnya, kunci dari lingkungan kerja yang kondusif di madrasah tersebut adalah rasa syukur dan sukacita dalam menjalankan tugas.

“Kami gembira dalam khidmah dan memberikan pelayanan kepada para penuntut ilmu,” ujar Suradi saat ditemui di sela-sela aktivitasnya.

Istilah “khidmah” atau pengabdian menjadi ruh utama bagi seluruh elemen di MIN 3 Bantul. Para guru dan pegawai memandang bahwa siswa bukan sekadar subjek didik, melainkan amanah besar yang harus dijaga dan difasilitasi kebutuhannya.

Semangat kegembiraan yang ditularkan oleh para pegawai dan guru ini berdampak langsung pada psikologis siswa. Lingkungan madrasah menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi para “penuntut ilmu” untuk bertumbuh, selaras dengan nilai-nilai karakter yang diusung oleh Kementerian Agama.

Dengan integritas dan semangat khidmah yang terus dijaga, MIN 3 Bantul optimis dapat terus mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah. (Agassa)