
Bantul – Suasana kelas 2 di MIN 3 Bantul tampak lebih berwarna pada hari ini. Di bawah bimbingan guru pengampu, Siti Yatimah, S. Pd., para siswa diajak untuk menyelami materi Family Members (Anggota Keluarga) melalui metode kreatif pembuatan Family Tree atau Pohon Keluarga.
Belajar Sambil Berkreasi
Pembelajaran ini bukan sekadar menghafal kosakata, melainkan memvisualisasikan silsilah keluarga masing-masing siswa. Siti Yatimah menjelaskan bahwa penggunaan media pohon keluarga bertujuan agar siswa lebih mudah memahami hubungan antar anggota keluarga dalam bahasa Inggris, seperti grandfather, grandmother, father, mother, brother, hingga sister.
”Anak-anak jauh lebih antusias ketika mereka menggambar dan menempelkan nama-nama anggota keluarga mereka sendiri. Ini membuat kosakata bahasa Inggris terasa lebih dekat dengan kehidupan mereka sehari-hari,” ujar Siti Yatimah di sela-sela kegiatan.
Proses Kreatif di Kelas
Dengan membawa peralatan seperti kertas karton, pensil warna, dan foto keluarga, para siswa dengan telaten menyusun bagan:
- Akar dan Batang: Melambangkan fondasi keluarga (kakek dan nenek).
- Dahan: Melambangkan orang tua.
- Ranting dan Daun: Melambangkan anak-anak atau diri siswa sendiri.
Kegiatan ini tidak hanya mengasah kemampuan bahasa Inggris (vocabulary), tetapi juga melatih keterampilan motorik halus dan kreativitas seni para siswa.
Harapan Pembelajaran
Melalui metode Family Tree ini, MIN 3 Bantul berharap pembelajaran bahasa asing tidak lagi dianggap beban yang membosankan bagi siswa kelas bawah. Sebaliknya, bahasa Inggris menjadi pelajaran yang dinantikan karena penuh dengan aktivitas seru dan bermakna. (Agassa)




