
Bantul – Pendidikan karakter dan penanaman nilai-nilai dasar agama Islam menjadi fokus utama di MIN 3 Bantul. Pada Senin (02/02), suasana kelas 1 B tampak khidmat saat Endang, selaku guru kelas, memberikan materi mengenai Rukun Iman.
Dalam sesi pembelajaran tersebut, para siswa tidak hanya diminta untuk menghafal keenam rukun iman secara lisan, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan keterampilan menulis rapi. Metode ini dipilih bukan tanpa alasan; Endang meyakini bahwa proses kognitif saat menulis dapat memperkuat daya ingat siswa.
Menulis untuk Mengingat
Menurut Endang, aktivitas menulis manual memiliki korelasi positif dengan pemahaman materi pada anak usia dini.
”Dengan menulis, motorik anak bekerja beriringan dengan pikiran mereka. Hal ini membuat mereka lebih mudah mengingat apa yang baru saja dituliskan dibandingkan hanya sekadar mendengarkan,” jelasnya di sela-sela kegiatan belajar mengajar.
Antusiasme Siswa
Para siswa terlihat antusias mengikuti instruksi. Selain berusaha merangkai huruf dengan benar, mereka juga belajar disiplin dalam menjaga kerapian buku tulis mereka. Pembelajaran ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kuat, baik dari sisi spiritualitas maupun kemampuan literasi dasar para siswa.
Melalui kegiatan ini, MIN 3 Bantul terus berkomitmen menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang mendalam sejak dini. (Agassa)




