
Bantul (MIN 3 Bantul) – Suasana ruang kelas 5A MIN 3 Bantul tampak berbeda saat jam makan siang berlangsung. Bukan sekadar rutinitas mengisi energi, momen pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran aplikatif mata pelajaran Akidah Akhlak, khususnya penerapan adab makan dan doa bersama, Jumat (09/10).
Kegiatan ini dipandu langsung oleh guru Akidah Akhlak MIN 3 Bantul, Ahmad Agus Salim. Beliau mengajak seluruh peserta didik untuk tidak terburu-buru membuka kotak makanan, melainkan mempraktikkan secara langsung tata krama makan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.
Ahmad Agus Salim menegaskan bahwa pembelajaran karakter tidak cukup hanya dipelajari secara teoritis di atas lembar buku catatan, melainkan harus dibiasakan dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Program MBG ini adalah momen konkret bagi siswa untuk belajar bersyukur. Sebelum menyentuh hidangan, anak-anak diajarkan mencuci tangan, duduk tertib, membaca basmalah, serta melafalkan doa sebelum makan secara khusyuk. Kami ingin adab ini melekat kuat hingga di rumah,” jelas Ahmad Agus Salim di sela kegiatan.
Para siswa kelas 5A terlihat antusias mengikuti setiap arahan. Dengan tertib, mereka mengangkat kedua tangan seraya melafalkan doa sebelum makan dengan lantang dan kompak:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Tak hanya berdoa, pembelajaran ini juga menekankan kebiasaan makan menggunakan tangan kanan, tidak berbicara saat mulut terisi makanan, serta menghabiskan porsi yang telah disajikan sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang diperoleh.
Melalui pembiasaan rutin yang terintegrasi langsung dengan program madrasah ini, MIN 3 Bantul berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan fisik melalui gizi seimbang, tetapi juga memiliki akhlakul karimah yang kokoh. (Agassa)




