​Bantul – Suasana khusyuk menyelimuti lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul pada Senin (09/02/2026). Sebanyak 52 siswa-siswi kelas 6 mengikuti Ujian Praktek Ibadah untuk mata pelajaran Fikih. Ujian ini merupakan bagian penting dari rangkaian evaluasi akhir bagi siswa kelas enam sebelum menuntaskan pendidikan mereka di tingkat madrasah.

​Fokus utama ujian kali ini adalah materi tata cara wudhu dan shalat. Para siswa diminta untuk mempraktikkan gerakan serta bacaan secara runtut dan benar, sesuai dengan syariat yang telah dipelajari di kelas.

​Kegiatan berlangsung secara intensif mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Satu per satu siswa dipanggil untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam bersuci (thaharah) dan mendirikan shalat dengan tuma’ninah.

​Untuk menjaga kualitas penilaian, pihak madrasah menugaskan dua penguji yang kompeten di bidangnya, yaitu Ustadz Ahmad Agus Salim dan Ustadz Fajar Yuliantono. Keduanya tidak hanya menilai aspek hafalan bacaan, tetapi juga ketepatan gerakan serta kesempurnaan rukun-rukun ibadah yang dipraktikkan oleh para siswa.

​”Ujian praktek ini bukan sekadar untuk mengejar nilai rapor, tetapi untuk memastikan bahwa bekal ibadah harian anak-anak sudah benar dan sempurna sebelum mereka melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Agus, salah satu penguji di sela-sela kegiatan.

​Melalui ujian ini, MIN 3 Bantul berharap para siswa tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga memiliki pembiasaan ibadah yang disiplin dan sesuai tuntunan. Pelaksanaan yang berjalan lancar hingga siang hari ini menjadi bukti kesiapan mental dan spiritual siswa dalam menghadapi ujian-ujian selanjutnya. (Agassa)