Bantul (MIN 3 Bantul) — Suasana pembelajaran Bahasa Inggris di kelas 4 MIN 3 Bantul tampak berbeda dan penuh antusiasme pada pertemuan pekan ini. Mengusung konsep gamifikasi, guru Bahasa Inggris kelas 4, Siti Yatimah, S.Pd., mengajak para peserta didik mendalami materi Preposition of Room in the House menggunakan media permainan edukatif digital interaktif di kelas.

Materi preposition atau kata depan sering kali dianggap membingungkan bagi siswa sekolah dasar jika hanya disampaikan melalui metode ceramah dan hafalan teks. Untuk mengatasi hal tersebut, Siti Yatimah memanfaatkan kuis dan mini-game digital berbasis visual yang menarik. Dalam permainan ini, siswa ditantang menempatkan berbagai perabot atau tokoh karakter ke dalam ruangan yang tepat di dalam rumah (living room, bedroom, kitchen, bathroom) menggunakan kata depan yang sesuai seperti in, on, under, behind, dan between.

“Anak-anak usia kelas 4 memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan sangat dekat dengan dunia digital. Melalui metode berbasis game ini, mereka tidak merasa sedang diuji, melainkan bermain sambil berpikir kritis. Pemahaman konsep letak dan ruang (preposition of place) menjadi jauh lebih cepat melekat,” ungkap Siti Yatimah di sela-sela kegiatan belajar-mengajar.

Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak aktif berdiskusi dalam kelompok kecil untuk menyelesaikan tantangan game di layar proyektor. Gelak tawa dan tepuk tangan kerap terdengar setiap kali kelompok berhasil menjawab tantangan dengan skor sempurna.

Salah satu siswa kelas 4 mengaku sangat senang dengan cara belajar seperti ini. “Belajarnya seru sekali, tidak bikin bosan karena ada gambarnya bergerak dan ada skornya. Tadi kelompok kami bisa menjawab benar letak sofa dan meja di ruang tamu pakai Bahasa Inggris,” tuturnya dengan wajah gembira.

Inovasi pembelajaran berbasis teknologi ini merupakan bagian dari komitmen MIN 3 Bantul dalam mewujudkan kelas yang ramah anak, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan (EdTech). Diharapkan, variasi media ajar seperti game digital ini terus meningkatkan motivasi belajar siswa serta kualitas literasi bahasa asing di lingkungan madrasah. (Agassa)