Bantul (MIN 3 Bantul)– Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul mengintegrasikan dimensi pedagogi pengalaman (experiential learning) ke dalam ekstrakurikuler bela diri Jet Kun Do. Melalui bimbingan instruktur Asep Eko Wibowo, para peserta didik diarahkan untuk melakukan aktivitas kontemplatif berbasis alam terbuka, yaitu berbaring di atas tanah dan mengarahkan pandangan ke langit guna membangun kesadaran somatik (somatic awareness) serta penyelarasan diri dengan ekosistem sekitar.

Aktivitas ini berangkat dari filosofi inti seni bela diri Jet Kun Do yang menekankan adaptabilitas, keheningan mental (calm state of mind), dan kepekaan sensori terhadap lingkungan.

“Latihan bela diri tidak semata-mata berfokus pada teknik motorik kasar atau ketangkasan fisik belaka. Menyelaraskan ritme tubuh dengan ritme alam melalui relaksasi terarah memperkuat kestabilan psikologis, konsentrasi, serta melatih kepekaan respons gerak peserta didik secara holistik,” papar Asep Eko Wibowo.

Melalui orientasi latihan semacam ini, MIN 3 Bantul berupaya membentuk profil peserta didik yang tidak hanya memiliki kapabilitas kinestetik mumpuni, tetapi juga memiliki ketenangan mental (mindfulness) serta kesadaran ekologis yang terinternalisasi secara mendalam. (agassa)