
Bantul (MIN 3 Bantul)— Semangat inovasi dan kepedulian lingkungan tampak nyata dalam Gelar Karya Kokurikuler MIN 3 Bantul. Dua peserta didik perwakilan dari Fase C, Fathan dan Nugra, sukses menarik perhatian pengunjung lewat demonstrasi tata cara penjernihan air sederhana berbahan dasar botol plastik bekas.
Dalam presentasinya, Fathan dan Nugra menunjukkan bagaimana limbah botol plastik dapat disulap menjadi alat filtrasi air yang fungsional dan aplikatif untuk kehidupan sehari-hari. Keduanya memaparkan langkah demi langkah penyusunan media penyaring ke dalam botol yang dipotong bagian dasarnya.
Lapisan filtrasi tersebut disusun secara bertingkat, mulai dari:
Kapas atau spons di bagian paling bawah dekat leher botol sebagai penyaring partikel halus.
Arang aktif untuk menyerap bau, zat kimia, serta menjernihkan warna air.
Pasir halus dan pasir kasar untuk menahan kotoran berukuran sedang.
Kerikil atau batu kecil di lapisan paling atas sebagai penyaring kotoran kasar atau dedaunan.
Saat air keruh dituangkan ke dalam botol penyaring, air yang menetes keluar di bagian bawah tampak jauh lebih jernih. Aksi unjuk keterampilan ini mendapat apresiasi hangat dari para guru, orang tua, dan rekan-rekan siswa yang memadati stan pameran.
Kegiatan Gelar Karya Kokurikuler ini merupakan wadah bagi para siswa untuk mengasah nalar kritis, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar melalui penerapan ilmu pengetahuan secara langsung. (Agassa)




