Bantul (MIN 3 Bantul) – Semangat pembaruan dan penguatan mutu pendidikan madrasah di Daerah Istimewa Yogyakarta kembali mengukir catatan emas di kancah nasional. Keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta atas penghargaan prestisius yang diraih dari Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia.

Penghargaan membanggakan ini dianugerahkan atas keberhasilan Kanwil Kemenag DIY membukukan capaian 100% pada pelaksanaan Survei Nasional Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui platform digital Sahabat KBC. Rekor partisipasi penuh ini membuktikan soliditas, dedikasi, serta komitmen kuat seluruh jajaran madrasah di Yogyakarta dalam menyongsong transformasi pendidikan yang humanis dan berkarakter.

Kepala MIN 3 Bantul menyampaikan bahwa pencapaian paripurna ini menjadi lentera inspirasi bagi seluruh civitas akademika madrasah di tingkat dasar untuk terus berbenah dan bergerak serentak. Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar instrumen administratif, melainkan ikhtiar luhur untuk menanamkan nilai-nilai kasih sayang, moderasi, dan integritas dalam denyut nadi pembelajaran sehari-hari.

“Keberhasilan menembus angka seratus persen ini mencerminkan keterpanggilan nurani seluruh pendidik madrasah di DIY. Kami di MIN 3 Bantul berbangga menjadi bagian dari gerak langkah ini, menghidupkan ruang kelas yang ramah, hangat, dan mencerdaskan budi pekerti anak bangsa,” ujar Subarniyati, Kepala MIN 3 Bantul.

Melalui raihan ini, MIN 3 Bantul menegaskan komitmennya untuk terus mengawal implementasi nilai-nilai KBC di lapangan secara konsisten dan berkelanjutan. Sinergi antara kebijakan visioner Kanwil Kemenag DIY dan dedikasi para pendidik di madrasah diharapkan terus menjadi teladan dalam melahirkan generasi unggul yang berakhlak mulia, berdaya saing, serta berakar kokoh pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. (agassa)