Bantul (MIN 3 Bantul) — Menjelang perhelatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten Bantul yang dijadwalkan pada pekan awal September 2026, Tim OMI Matematika Terintegrasi MIN 3 Bantul menggelar pembinaan dan pendalaman materi secara intensif. Program bimbingan khusus ini berlangsung di lingkungan madrasah guna mematangkan kesiapan akademik serta mental para peserta didik.

Pendalaman materi ini berfokus pada penguatan konsep matematika dasar, pemecahan soal analitis tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills / HOTS), serta integrasi nilai-nilai keislaman dan ayat-ayat Al-Qur’an/Hadis yang relevan dengan konteks sains—ciri khas utama cabang Matematika Terintegrasi.

Guru pembimbing OMI Matematika MIN 3 Bantul, Diana Fitri Umami, menjelaskan bahwa latihan terstruktur menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan diri siswa menghadapi kompetisi.

“Karakteristik soal OMI Matematika Terintegrasi membutuhkan ketelitian ganda. Siswa tidak hanya dituntut menguasai logika hitung dan penalaran aljabar, tetapi juga memahami keterkaitannya dengan konteks keagamaan. Melalui pendalaman intensif ini, anak-anak dibiasakan membedah bank soal tahun-tahun sebelumnya dan mempercepat strategi penyelesaian,” ujar Diana Fitri Umami di sela-sela sesi pembinaan.

Pihak madrasah memberikan dukungan penuh terhadap proses persiapan ini, baik dari penyediaan fasilitas belajar maupun motivasi spiritual berupa doa bersama sebelum latihan dimulai. Melalui ikhtiar dan latihan yang konsisten, MIN 3 Bantul optimistis dapat melahirkan prestasi gemilang dan melaju ke jenjang OMI berikutnya. (Agassa)