Bantul (MIN 3 Bantul) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul menyelenggarakan Lomba Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat madrasah sebagai langkah menjaring delegasi terbaik sekaligus mengasah kemampuan sains dan pemahaman agama siswa.

​Ajang kompetisi ini memfokuskan penilaian pada kemampuan nalar kritis yang berpadu dengan nilai-nilai keislaman melalui dua cabang lomba utama:

​Matematika Terintegrasi PAI: Menguji kemampuan logika numerik, pemecahan masalah, dan konsep matematis yang dikaitkan dengan konteks syariat serta ayat-ayat kauniyah.

​IPA Terintegrasi PAI: Menantang penguasaan konsep sains alam, fenomena biologis, dan fisika dasar yang dikorelasikan dengan nilai tauhid dan Al-Qur’an.

​Pelaksanaan kompetisi dikoordinatori langsung oleh dua guru penanggung jawab, Hajar Utami dan Diana Fitri Umami. Keduanya memastikan seleksi berjalan objektif, tertib, dan mampu memetakan potensi akademik para peserta secara komprehensif.

​”Olimpiade ini bukan sekadar ajang adu kecerdasan, melainkan sarana melatih siswa agar mampu melihat keterkaitan erat antara ilmu pengetahuan modern dan fondasi agama Islam sejak dini,” ujar Hajar Utami di sela-sela kegiatan.

​Diana Fitri Umami menambahkan bahwa para peraih skor terbaik dari seleksi internal ini akan mendapatkan program pembinaan intensif sebelum maju mewakili MIN 3 Bantul ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi. Antusiasme tinggi dari para peserta menunjukkan kesiapan generasi madrasah yang mandiri, berprestasi, dan berakhlak mulia. (Agassa)