Bantul (MIN 3 Bantul) – Masa Transisi  TK/RA ke SD/MI menjadi momen penting bagi siswa baru. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menyenangkan, dua guru kelas 1 MIN 3 Bantul, Muslikhah dan Endang Tisngatun, menggelar serangkaian games (permainan) edukatif bagi para murid baru di lingkungan madrasah, Kamis (16/7).

Kegiatan ini dirancang khusus sebagai bagian dari masa adaptasi siswa di jenjang pendidikan dasar. Melalui metode permainan, para siswa diajak untuk berinteraksi satu sama lain secara santai sehingga rasa canggung dan takut yang biasanya muncul di hari-hari awal sekolah dapat segera hilang.

Muslikhah, salah satu guru kelas 1, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah membangun kedekatan emosional antara guru dan siswa, serta mempercepat proses perkenalan antarteman sekelas.

“Kami ingin madrasah menjadi tempat yang dirindukan oleh anak-anak. Dengan games yang seru, mereka menjadi lebih rileks, berani bersosialisasi, dan tidak merasa asing lagi dengan lingkungan barunya,” ungkap Muslikhah.

Senada dengan hal tersebut, Endang Tisngatun menambahkan bahwa pendekatan melalui permainan sangat efektif untuk mengasah keberanian dan rasa percaya diri siswa. “Di usia mereka, belajar sambil bermain adalah kunci. Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari para murid. Mereka mulai bisa menyebutkan nama temannya dan saling tertawa bersama,” ujarnya.

Suasana di halaman MIN 3 Bantul tampak penuh keceriaan. Para siswa terlihat aktif bergerak mengikuti instruksi guru dalam permainan berkelompok. Langkah kreatif yang dilakukan Muslikhah dan Endang ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi para siswa untuk menumbuhkan semangat belajar dan rasa kekeluargaan selama menempuh pendidikan di MIN 3 Bantul.

Dengan adanya program adaptasi yang ramah anak ini, pihak madrasah optimis para siswa akan lebih cepat beradaptasi dengan budaya madrasah yang religius, disiplin, namun tetap menyenangkan. (Agassa)