Rapat dipimpin langsung oleh Subarniyati, selaku Kepala MIN 3 Bantul. Agenda utama pertemuan ini adalah melakukan sinkronisasi kurikulum serta pemantapan strategi pembelajaran demi memberikan pelayanan pendidikan yang optimal bagi para peserta didik.
Fokus Pembahasan Rapat
Dalam arahannya, Ahmad Agus Salim menekankan pentingnya kolaborasi antar guru untuk menciptakan ekosistem belajar yang terarah. Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi:
-
Penyelarasan Silabus: Memastikan materi ajar antara kelas reguler dengan program unggulan berjalan beriringan tanpa tumpang tindih.
-
Perencanaan Pembelajaran: Menyusun target capaian pembelajaran selama satu semester ke depan, khususnya untuk program Tahfidz dan kelas Talenta.
-
Metode Pembelajaran: Mengevaluasi dan memperbarui metode pengajaran agar lebih inovatif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan peserta didik masa kini.
-
Teknis Penilaian: Menyepakati instrumen penilaian yang objektif, transparan, dan mampu mengukur kompetensi siswa secara komprehensif, baik dari sisi akademik maupun hafalan Al-Qur’an.
Komitmen Bersama
“Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya kita untuk memetakan tantangan dan peluang di awal tahun ajaran ini. Sinergi antara Guru Tahfidz dan Guru Kelas Unggulan adalah kunci untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an,” ungkap Ahmad Agus Salim, Koordinator Program Unggulan MIN 3 Bantul.
Rapat ini diakhiri dengan kesepakatan bersama terkait jadwal pelaksanaan program dan pembagian tugas pendukung. Dengan persiapan yang matang ini, MIN 3 Bantul optimistis dapat memulai Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat baru dan capaian prestasi yang lebih gemilang. (Agassa)