Bantul (MIN 3 Bantul) – Dalam rangka mempersiapkan mental dan kesiapan teknis peserta didik menghadapi asesmen akhir, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul menggelar Simulasi Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD) untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada Senin, 4 Mei 2026.

TKAD sendiri merupakan instrumen pemetaan mutu pendidikan yang menjadi ciri khas di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Melalui simulasi ini, siswa tidak hanya diuji secara kognitif terhadap penguasaan materi IPA, tetapi juga dilatih untuk terbiasa dengan prosedur teknis pengerjaan soal berbasis digital maupun standar operasional ujian yang berlaku.

Kepala MIN 3 Bantul menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat krusial untuk memetakan sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi esensial IPA, mulai dari konsep makhluk hidup hingga energi dan perubahannya. “Simulasi ini adalah potret awal. Dengan melihat hasilnya, guru dapat memberikan penguatan pada materi-materi yang dirasa masih sulit bagi siswa sebelum hari pelaksanaan tiba,” ujarnya.

Suasana di dalam ruang kelas tampak kondusif dan penuh konsentrasi. Para siswa terlihat antusias mencermati setiap butir soal yang disajikan. Selain aspek akademis, simulasi ini juga menekankan pada kejujuran dan kemandirian siswa dalam menjawab soal.

Dengan adanya simulasi yang terjadwal ini, MIN 3 Bantul optimis para peserta didik dapat meraih hasil yang maksimal dan membawa nama baik madrasah dalam pelaksanaan TKAD mendatang, sekaligus mempertahankan standar mutu pendidikan yang menjadi kebanggaan di wilayah Yogyakarta. (Agassa)