Bantul – Suasana meriah menyelimuti penutupan rangkaian Kegiatan Posonan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul pada hari ini. Ada yang unik dalam acara penutupan tersebut, yakni hadirnya sebuah replika Pohon Ramadhan raksasa yang berdiri megah di tengah area kegiatan.

​Pohon ini bukan sekadar hiasan, melainkan simbol kreativitas kolektif antara Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan para siswa-siswi MIN 3 Bantul. Proyek seni ini diinisiasi untuk memberikan kesan mendalam bagi para siswa dalam memaknai bulan suci sebelum memasuki libur Idul Fitri.

Kolaborasi Lintas Generasi

​Proses pembuatan replika pohon ini memakan waktu beberapa hari. Guru PAI bertindak sebagai arsitek dan pengarah, sementara para siswa dengan antusias membantu menghias bagian daun dan ranting.

  • Bahan Ramah Lingkungan: Sebagian besar material menggunakan bahan daur ulang dan kertas warna-warni.
  • Hiasan Bermakna: Ranting pohon digantungi kartu-kartu berisi doa, harapan, serta target ibadah yang telah dicapai siswa selama bulan Ramadhan.
  • Sentuhan Estetik: Perpaduan lampu hias dan ornamen khas lebaran membuat pohon ini menjadi pusat perhatian (centerpiece) acara.

Simbol Keberkahan di Penutupan Posonan

​Kepala Madrasah mengungkapkan bahwa keterlibatan siswa dalam pembuatan replika ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap kegiatan madrasah.

​”Kami ingin menutup Kegiatan Posonan dengan sesuatu yang berkesan. Pohon Ramadhan ini melambangkan pertumbuhan iman siswa selama satu bulan penuh. Kreativitas guru PAI yang dibantu tangan-tangan mungil siswa ini membuktikan bahwa kolaborasi bisa menghasilkan karya yang indah,” ujarnya.

​Acara penutupan Kegiatan Posonan sendiri diisi dengan berbagai kegiatan religi, mulai dari pembacaan doa bersama hingga pembagian apresiasi bagi siswa yang paling aktif selama program berlangsung. Kehadiran Pohon Ramadhan pun menjadi latar belakang favorit para siswa dan guru untuk berswafoto bersama sebagai kenang-kenangan.