Bantul – Pemandangan berbeda terlihat di ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul pada Jumat pagi (06/03/2026). Para siswa kelas akhir tampak serius menatap layar ponsel mereka masing-masing. Bukan untuk bermain game, melainkan untuk menempuh Try Out Tes Kompetensi Akademik (TKA) mata pelajaran IPA.

​Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan ujian akhir, di mana madrasah memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi JMD (Jogja Madrasah Digital).

Inovasi Digital di Lingkungan Madrasah

​Penggunaan aplikasi JMD memungkinkan pelaksanaan ujian menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan karena meminimalisir penggunaan kertas (paperless). Siswa cukup mengakses soal melalui perangkat HP masing-masing dengan pengawasan ketat dari tim teknis.

​Pelaksanaan hari ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari tim IT madrasah:

  • Proktor: Fitaria
  • Teknisi: Ahmad Agus Salim

​Keduanya memastikan koneksi server stabil dan memantau jalannya ujian secara real-time untuk mengantisipasi kendala teknis yang mungkin dihadapi siswa selama mengerjakan soal IPA yang dikenal membutuhkan ketelitian tinggi.

Persiapan Matang Menuju Kelulusan

​Kepala Madrasah menyampaikan bahwa simulasi atau try out ini sangat penting untuk membiasakan siswa dengan format soal berbasis digital. Dengan penguasaan teknologi sejak dini, diharapkan siswa tidak hanya unggul dalam nilai akademik IPA, tetapi juga cakap dalam literasi digital.

​Meskipun dilaksanakan menggunakan HP, suasana kelas tetap kondusif dan penuh konsentrasi. Para siswa terlihat sigap mengoperasikan aplikasi, mulai dari login hingga mengirimkan jawaban akhir mereka di penghujung sesi. (Agassa)