
Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul sukses menggelar acara peringatan Nuzulul Qur’an sekaligus penutupan rangkaian kegiatan Ramadhan pada Jum’at, 13 Maret 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara kali ini diwarnai dengan inovasi unik bertajuk “Pohon Ramadhan”.
Simbol Doa dan Harapan Siswa
Pohon Ramadhan menjadi pusat perhatian dalam acara tersebut. Bukan sekadar hiasan, pohon ini berisi ratusan lembar kertas yang ditulis langsung oleh siswa-siswi MIN 3 Bantul. Isinya? Berbagai doa, cita-cita, dan harapan tulus yang ingin mereka capai setelah bulan suci berakhir.
Inovasi ini diprakarsai oleh tim Guru Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya Ahmad Agus Salim dan Diana Fitri Umami, yang kemudian didukung penuh oleh seluruh jajaran staf pengajar dan karyawan MIN 3 Bantul.
Menanamkan Karakter Melalui Inovasi
Menurut tim pengembang kegiatan, tujuan dari Pohon Ramadhan ini adalah untuk:
-
Meningkatkan Literasi Spiritual: Melatih siswa mengungkapkan doa secara tertulis.
-
Membangun Optimisme: Memberikan wadah bagi siswa untuk berani bermimpi dan berharap.
-
Momentum Nuzulul Qur’an: Mengingatkan siswa bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk bagi segala aspek kehidupan, termasuk dalam meraih harapan.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya menjalankan ibadah secara seremoni, tapi juga memiliki kedekatan emosional dengan doa-doa mereka. Pohon ini adalah simbol bahwa setiap harapan yang ditanamkan dengan iman, insya Allah akan berbuah manis,” ujar Agus, perwakilan guru PAI.
Kolaborasi Seluruh Elemen Madrasah
Keberhasilan acara ini tidak lepas dari semangat gotong royong. Seluruh guru dan karyawan bahu-membahu menyiapkan perlengkapan dan membimbing siswa agar kegiatan berjalan khidmat namun tetap ceria. Acara ditutup dengan doa bersama, memohon agar seluruh harapan yang tergantung di “Pohon Ramadhan” tersebut dikabulkan oleh Allah SWT. (Agassa)



