Bantul – Inovasi pembelajaran terus digalakkan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul. Kali ini, Ahmad Agus Salim, guru Pendidikan Agama Islam (PAI), mengajak siswa kelas 5 untuk tidak sekadar menghafal teori, melainkan mengintegrasikan kemampuan numerasi dalam mata pelajaran Akidah Akhlak.

Dalam sesi pembelajaran tersebut, para siswa diajak untuk memetakan dan menganalisis berbagai sikap tercela melalui pembuatan tabel analisis data. Langkah ini bertujuan agar siswa mampu berpikir kritis dan melihat dampak perilaku negatif secara lebih terukur.

Mengubah Teori Menjadi Data

Alih-alih hanya mendengarkan ceramah, anak-anak kelas 5 diminta untuk mengidentifikasi jenis-jenis sikap tercela—seperti sombong, iri, dan dengki—lalu mengelompokkannya berdasarkan indikator tertentu.

“Integrasi numerasi dalam PAI bukan berarti kita belajar matematika murni, melainkan bagaimana siswa mampu mengorganisir informasi secara sistematis. Dengan tabel, mereka bisa melihat pola dan frekuensi dampak yang ditimbulkan dari sikap buruk tersebut,” ujar Ahmad Agus Salim.

Langkah-Langkah Analisis Siswa:

  1. Identifikasi: Menentukan jenis sikap tercela yang dipelajari.

  2. Kategorisasi: Mengelompokkan dampak sikap tersebut (terhadap diri sendiri vs terhadap orang lain).

  3. Visualisasi: Menuangkan hasil analisis ke dalam tabel yang rapi dan mudah dibaca.

  4. Refleksi: Mengambil kesimpulan berdasarkan data tabel untuk menghindari sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Respon Positif Siswa

Metode ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa. Penggunaan tabel membuat materi Akidah Akhlak yang biasanya bersifat abstrak menjadi lebih konkret. Para siswa terlihat aktif berdiskusi menentukan variabel yang tepat untuk dimasukkan ke dalam kolom analisis mereka.

Kepala MIN 3 Bantul menyambut baik terobosan ini. Integrasi literasi dan numerasi di semua lini mata pelajaran diharapkan dapat meningkatkan skor kompetensi siswa sekaligus membentuk karakter yang berlandaskan logika dan akhlakul karimah. (Agassa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Postingan Terkait