
Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul terus berkomitmen dalam memperkuat fondasi moral dan spiritual peserta didiknya. Melalui kegiatan Ibadah Jum’at rutin, madrasah ini menjadikan momen akhir pekan sebagai sarana utama pembentukan karakter religius siswa-siswi.
Kegiatan yang dilaksanakan di halaman/mushola madrasah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf kependidikan. Agenda rutin ini bertujuan untuk membiasakan disiplin ibadah sejak dini sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga madrasah.
Shalat Dhuha Berjamaah: Awal Hari yang Berkah
Rangkaian ibadah pada Jum’at pagi kali ini diawali dengan pelaksanaan Shalat Dhuha berjamaah. Suasana khidmat tampak menyelimuti lokasi saat seluruh siswa tertunduk khusyuk mengikuti gerakan imam.
Pada kesempatan kali ini, bertindak sebagai imam adalah Ustadz Fajar. Dalam pelaksanaannya, beliau tidak hanya memimpin shalat, tetapi juga memberikan bimbingan singkat mengenai tata cara ibadah yang benar dan keutamaan menjaga shalat sunnah sebagai pembuka pintu rezeki dan keberkahan ilmu.
Mengapa Karakter Religius Itu Penting?
Pihak madrasah menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan pembiasaan akhlak. Berikut adalah poin utama dari tujuan kegiatan ini:
-
- Pembiasaan Disiplin: Menanamkan kesadaran beribadah tanpa harus dipaksa.
- Kematangan Spiritual: Membantu siswa mengelola emosi melalui kedekatan dengan Sang Pencipta.
- Keteladanan: Siswa melihat langsung sosok guru dan ustadz sebagai figur yang taat beribadah.
”Kegiatan ini adalah investasi jangka panjang. Kami ingin lulusan MIN 3 Bantul tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga memiliki akar religius yang kuat di dalam jiwanya,” ujar Fajar, di sela-sela kegiatan.
Dengan adanya rutinitas ini, diharapkan karakter religius benar-benar melekat dan menjadi identitas bagi seluruh siswa MIN 3 Bantul dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat.




