Bantul – Suasana khidmat menyelimuti Aula MIN 3 Bantul pada Selasa (10/02/2026). Puluhan siswa kelas 6 mengikuti Ujian Praktik mata pelajaran Bahasa Jawa dengan materi pembacaan Geguritan (puisi Jawa). Dalam ujian kali ini, para siswa ditantang untuk membawakan karya sastra berjudul “Eling”.

Refleksi Diri Melalui Sastra

​Ujian praktik ini bukan sekadar pemenuhan nilai akademis. Menurut tim penguji, kegiatan ini memiliki tujuan mendalam untuk mengasah aspek emosional dan spiritual siswa. Adapun tujuan utamanya adalah:

  • Refleksi Diri: Menguji kemampuan peserta didik dalam mengekspresikan kesadaran akan pentingnya sikap “eling” (ingat/waspada) dalam kehidupan sehari-hari.
  • Pengembangan Kreativitas: Mewadahi bakat siswa dalam seni peran dan ekspresi sastra Jawa agar tetap lestari di generasi muda.

Penampilan yang Memukau

​Di bawah bimbingan dan penilaian guru penguji, Ibu Muslikhah dan Bapak Sariman, para siswa tampil satu per satu dengan penuh percaya diri. Mereka berusaha menjiwai setiap bait kata yang diucapkan.

​”Kami menitikberatkan penilaian pada olah rasa, vokal, dan penampilan. Judul ‘Eling’ dipilih agar anak-anak tidak hanya membaca, tapi juga merenungi maknanya bagi karakter mereka ke depan,” ujar Ibu Muslikhah di sela-sela kegiatan.

​Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari ini berjalan lancar dan tertib. Para guru berharap melalui ujian ini, kecintaan siswa terhadap budaya lokal, khususnya Bahasa Jawa, semakin meningkat di tengah gempuran zaman modern. (Agassa)