Bantul – Madrasah Ibtidaiyah Negeri  3 Bantul terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi penghafal Al-Qur’an yang berkualitas. Melalui Kelas Unggulan Talenta (Tahfidz, Language, dan Tata Krama), madrasah menerapkan strategi pembelajaran tahfidz berbasis kelompok atau halaqah guna mengoptimalkan potensi dan capaian hafalan para peserta didik.

Pembelajaran tahfidz yang inovatif ini dibimbing langsung oleh Guru Tahfidz profesional, Maftuchah. Dengan pendekatan halaqah, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil yang memiliki tingkat kemampuan atau potensi hafalan yang relatif setara.

Menurut Maftuchah, pembentukan halaqah-halaqah kecil ini dinilai sangat efektif dalam proses bimbingan Al-Qur’an di tingkat madrasah ibtidaiyah.

“Melalui sistem halaqah, interaksi antara guru dan siswa menjadi lebih intensif. Kami dapat memetakan potensi dan kecepatan menghafal setiap anak dengan lebih akurat. Siswa yang memiliki kapasitas setara disatukan dalam satu kelompok, sehingga proses setoran hafalan (ziyadah) maupun pengulangan (muroja’ah) bisa berjalan lebih kondusif, terarah, and kompetitif secara positif,” ungkap Maftuchah.

Program Kelas Unggulan Talenta sendiri merupakan salah satu pilar utama di MIN 3 Bantul yang dirancang untuk menjawab tantangan zaman, di mana pendidikan agama berjalan seiring dengan penguasaan bahasa global dan pembentukan akhlakul karimah. Kehadiran metode halaqah ini menjadi kunci penting agar target hafalan Al-Qur’an siswa dapat tercapai secara maksimal tanpa mengesampingkan kualitas tajwid dan makhrajul huruf.

Melalui langkah taktis ini, pihak madrasah optimis Kelas Unggulan Talenta MIN 3 Bantul dapat melahirkan para hafizh dan hafizhah cilik yang handal, berkarakter Qur’ani, serta siap membanggakan madrasah di masa mendatang. (Agassa)