
Bantul (MIN 3 Bantul) — Sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan sarana dan prasarana pendidikan yang lebih representatif, Tim Perencana dari Encorp resmi melaksanakan kegiatan kajian teknis bangunan madrasah. Kajian ini merupakan tahapan vital untuk penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) teknis dalam rangka pengajuan Proposal Bantuan Presiden (Banpres) Revitalisasi Madrasah Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan observasi lapangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah selaku Ketua Panitia Revitalisasi, Subriniyati. Bersama jajaran panitia internal madrasah, tim perencana menyisir sejumlah titik gedung dan ruang belajar guna mengukur kelayakan fisik, tingkat kerusakan, serta potensi pengembangan ruang kelas yang ramah peserta didik.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Madrasah, Subriniyati, menjelaskan bahwa asesmen teknis bersama rekanan perencana profesional ini menjadi kunci keakuratan data dalam dokumen usulan.
“Penyusunan RAB proposal bantuan harus berbasis data teknis yang riil dan dapat dipertanggungjawabkan. Kehadiran rekanan dari Tim Encorp memastikan setiap usulan revitalisasi fisik gedung benar-benar sesuai standar teknis konstruksi, sehingga peluang realisasi Banpres 2026 ini semakin besar,” ujar Subriniyati di sela kegiatan survei.
Kajian teknis yang dilakukan meliputi pengukuran dimensi bangunan, pemeriksaan struktur pondasi dan atap, hingga pemetaan fasilitas utilitas penunjang kegiatan belajar mengajar. Hasil analisis lapangan tersebut selanjutnya diintegrasikan ke dalam berkas kelayakan teknis dan dokumen anggaran resmi.
Melalui sinergi ini, pihak madrasah optimis dokumen proposal Revitalisasi 2026 dapat rampung tepat waktu dengan kualitas perencanaan yang matang demi mewujudkan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan unggul bagi seluruh civitas akademika. (Agassa)




