
Bantul (MIN 3 Bantul) — Suasana ruang kelas 5A MIN 3 Bantul tampak berbeda dan penuh semangat pada pelaksanaan Asesmen Sumatif mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Mengusung metode pembelajaran berbasis teknologi, asesmen kali ini memanfaatkan media proyektor interaktif untuk mengukur pemahaman peserta didik terhadap materi dakwah Rasulullah SAW.
Kegiatan evaluasi ini diampu langsung oleh guru pengampu, Fajar Yuliantomo, S.H. Melalui tampilan visual yang diproyeksikan ke layar depan kelas, murid-murid diajak menyimak butir-butir soal studi kasus, ilustrasi naratif, serta kuis interaktif seputar dua pokok bahasan utama:
Upaya Nabi Muhammad SAW dalam membina masyarakat Madinah, mulai dari pembangunan Masjid Nabawi, persaudaraan kaum Muhajirin dan Anshar, hingga penataan tatanan sosial-ekonomi masyarakat.
Upaya Nabi Muhammad SAW dalam menegakkan kesepakatan dengan kelompok non-muslim, khususnya penerapan prinsip piagam madinah, toleransi antarumat beragama, dan komitmen menjaga perdamaian bersama.
Pemanfaatan media proyektor terbukti berhasil memecah ketegangan yang lazim menyertai suasana ujian tertulis konvensional. Murid-murid terlihat fokus membaca setiap paparan di layar proyektor sebelum menuliskan jawaban analitis pada lembar kerja masing-masing.
Fajar Yuliantomo, S.H., menuturkan bahwa integrasi teknologi audio-visual dalam evaluasi pembelajaran bertujuan memperkuat daya serap murid terhadap nilai-nilai sejarah kenabian secara kontekstual.
“Dengan media proyektor, materi sejarah tidak sekadar dihafalkan, melainkan dipahami alur peristiwa dan keteladanannya. Nilai kerukunan dan kepemimpinan Rasulullah di Madinah menjadi jauh lebih hidup dan mudah dipahami anak-anak,” jelas Fajar.
Pihak madrasah terus mendorong para pendidik untuk berinovasi menghadirkan kelas digital yang ramah anak, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik yang berwawasan luas. Melalui model asesmen ini, kelas 5A MIN 3 Bantul membuktikan bahwa evaluasi belajar dapat berlangsung efektif, mendidik, dan menyenangkan. (Agassa)




