
Bantul (MIN3 Bantul) – Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bantul terus memantapkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan hidup di lingkungan madrasah. Sebagai wujud keseriusan tersebut, perwakilan MIN 3 Bantul menghadiri agenda Rapat Koordinasi Terbatas dan Konsultasi Pengajuan Sekolah Adiwiyata Tahun 2027 yang diselenggarakan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul pada tanggal 29 September 2026.
Pada pertemuan strategis ini, MIN 3 Bantul diwakili langsung oleh Moh. Fahrul selaku Ketua Tim Adiwiyata MIN 3 Bantul. Agenda koordinasi ini fokus membahas pemenuhan indikator Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) serta pemetaan dokumen administratif maupun aksi nyata yang harus disiapkan madrasah menuju penilaian Adiwiyata 2027.
Moh. Fahrul menyampaikan bahwa keikutsertaan madrasah dalam rapat koordinasi ini memberikan gambaran teknis yang lebih terarah mengenai regulasi terbaru program Adiwiyata dari DLH Bantul.
“Konsultasi ini sangat penting untuk menyelaraskan program madrasah dengan indikator penilaian DLH. Melalui arahan langsung ini, kami di tim Adiwiyata MIN 3 Bantul dapat menyusun peta jalan kerja yang terukur, mulai dari pengelolaan sampah, pembiasaan hemat energi, konservasi air, hingga pengintegrasian kurikulum berwawasan lingkungan,” ujar Moh. Fahrul.
Pihak DLH Kabupaten Bantul dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta komite sekolah. Program Adiwiyata ditegaskan bukan sekadar ajang meraih penghargaan, melainkan pembentukan budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan dalam aktivitas harian warga madrasah.
Dengan terlaksananya rapat koordinasi ini, MIN 3 Bantul menargetkan langkah persiapan dan pembenahan lingkungan madrasah dapat terlaksana secara terstruktur, solid, dan konsisten hingga tahun seleksi 2027 mendatang. (Agassa)




