Bantul — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul terus berkomitmen dalam menanamkan kesadaran menjaga kesehatan sejak dini kepada para siswanya. Belum lama ini, madrasah sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus utama pada materi tata cara mencuci tangan yang baik dan benar.

Pelatihan edukatif ini dipimpin langsung oleh Tim Guru UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) dan NGTS MIN 3 Bantul. Turut hadir memberikan bimbingan secara langsung, Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) MIN 3 Bantul, Praptap Kurniawan, S.Pd.

Pentingnya Kebiasaan Sehat Sejak Dini

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pencegahan penyebaran penyakit melalui tangan yang sering kali menjadi perantara kuman dan bakteri. Dalam pemaparannya, tim pemateri menjelaskan bahwa mencuci tangan bukan sekadar membasuh tangan dengan air, tetapi memerlukan langkah-langkah sistematis menggunakan sabun agar kuman benar-benar mati.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membiasakan para siswa untuk menerapkan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. Cuci tangan adalah langkah preventif paling sederhana namun sangat efektif untuk menjaga kesehatan tubuh,” ujar Praptap Kurniawan di sela-sela kegiatan.

Praktik Langsung 6 Langkah Cuci Tangan

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan menyenangkan. Para siswa tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga diajak untuk mempraktikkan langsung 6 langkah cuci tangan yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan dan WHO, yang meliputi:

  1. Meratakan sabun pada kedua telapak tangan.

  2. Menggosok punggung tangan dan sela-sela jari secara bergantian.

  3. Membersihkan sela-sela jari bagian dalam.

  4. Membersihkan ujung jari (kuku) dengan posisi saling mengunci.

  5. Menggosok ibu jari secara memutar dalam genggaman tangan.

  6. Membilas dengan air mengalir dan mengeringkannya menggunakan tisu atau handuk bersih.

Para siswa tampak antusias mengikuti setiap gerakan yang dicontohkan oleh tim guru UKS, NGTS, dan Guru PJOK. Beberapa siswa bahkan maju ke depan untuk mempraktikkan ulang materi yang telah diajarkan.

Harapan Madrasah

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, pihak MIN 3 Bantul berharap para siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan peduli terhadap kebersihan diri serta lingkungan sekitar. Budaya cuci tangan yang benar ini diharapkan dapat terus diterapkan secara konsisten dalam keseharian peserta didik. (Agassa)