Kegiatan latihan ini diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh antusias di halaman madrasah. Di bawah arahan Praptap Kurniawan, para murid dibimbing secara intensif mengenai tata cara pelaksanaan upacara yang baik dan benar, mulai dari teknik baris-berbaris, petugas pengibar bendera, pembawa acara, hingga pemimpin upacara.
Menurut Praptap Kurniawan, latihan rutin ini bukan sekadar persiapan menghadapi upacara hari Senin atau hari besar nasional, melainkan sarana penting untuk membentuk kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan sejak dini.
“Melalui latihan upacara ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap tanah air secara nyata. Anak-anak belajar arti penting menghormati simbol-simbol negara dan mengenang jasa para pahlawan,” ujar Praptap.
Pihak madrasah berharap, kedisiplinan dan semangat nasionalisme yang ditempa melalui latihan upacara ini dapat terus melekat dalam diri para siswa, tidak hanya di lingkungan madrasah tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat. (Agassa)