
Bantul (MIN 3 Bantul) — Memasuki awal semester gasal, atmosfer belajar siswa kelas 6 MIN 3 Bantul terasa kian intens dan bergairah. Berpacu dengan waktu jelang persiapan akhir jenjang madrasah, para siswa kini fokus mengejar dan memantapkan target hafalan Al-Qur’an (Tahfidz). Demi memastikan seluruh siswa mencapai target secara optimal, MIN 3 Bantul menerjunkan strategi khusus: menerapkan sistem dua pengajar dalam satu kelas (dual-teacher) untuk percepatan hafalan.
Program akselerasi ini didampingi langsung oleh dua pengajar berpredikat hafizhah, yakni Ustadzah Maftuchah, Al Hafidzah dan Ustadzah Istiqomah, Al Hafidzah. Kehadiran dua guru Al-Qur’an sekaligus di dalam kelas terbukti mendongkrak efektivitas dan kelancaran proses tasmi’ (setoran hafalan).
Strategi Efektif Memangkas Waktu Tunggu
Dengan skema pendampingan ganda ini, alur pembelajaran Tahfidz menjadi jauh lebih dinamis:
Pembagian Peran: Saat satu guru menyimak setoran hafalan baru (ziyadah), guru lainnya mendampingi siswa yang sedang muraaja’ah (mengulang hafalan) atau memperbaiki kualitas tajwid (tahsin).
Efisiensi Waktu: Waktu antrean setoran siswa terpotong secara signifikan, sehingga setiap anak mendapatkan durasi bimbingan individual yang lebih panjang dan terfokus.
Kualitas Bacaan: Bimbingan intensif dari dua pengajar hafizhah memastikan hafalan siswa tidak hanya cepat bertambah, tetapi juga mutqin (kuat) dan sesuai kaidah tajwid.
”Skema dua pengajar ini membuat antrean setoran jadi jauh lebih singkat. Anak-anak jadi punya waktu lebih banyak untuk mengulang hafalan di kelas dengan pendampingan penuh,” ujar ustadzah pengampu di sela kegiatan.
Semangat Menuntaskan Target Sebelum Kelulusan
Semester gasal menjadi momen krusial bagi kelas 6. Selain harus bersiap menghadapi berbagai ujian akademis, penuntasan target Tahfidz menjadi mahkota dari proses belajar mereka selama enam tahun di madrasah.
Semangat pantang menyerah tampak jelas dari antusiasme para siswa yang bergantian menyetorkan ayat demi ayat sejak jam pertama pembelajaran dimulai. Diharapkan melalui inovasi akselerasi ini, seluruh siswa kelas 6 MIN 3 Bantul mampu menyelesaikan target hafalan mereka tepat waktu dengan hasil yang membanggakan. (Agassa)




