Dalam amanatnya, Fahrul memberikan penekanan khusus mengenai pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman. Ia menyampaikan materi penting terkait anti-bullying (perundungan) kepada seluruh siswa baru.
“Jangan sampai ada yang menangis karena dinakalin temannya. Kita semua di sini adalah keluarga, jadi harus saling menyayangi dan melindungi,” tegas Fahrul di hadapan para peserta apel.
Materi anti-bullying ini sengaja diangkat untuk membangun karakter siswa sejak dini agar memiliki rasa empati yang tinggi dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan. Fahrul juga mengajak seluruh warga sekolah untuk aktif melaporkan jika melihat atau mengalami tindakan tidak menyenangkan dari teman sejawat.
Apel yang dipimpin dengan tegas dan tertib oleh Sutinah ini berjalan lancar hingga akhir. Dengan adanya pembekalan materi ini, diharapkan pelaksanaan Matamuda hingga hari-hari berikutnya dapat melahirkan generasi muda yang cerdas secara akademik dan memiliki akhlak yang mulia. (Agassa)