Bantul – Satu hari menjelang pelaksanaan Tes Seleksi Masuk Peserta Didik Baru melalui jalur Prestasi Tahfidz Terpadu (JPTT), Tim Penguji Tahfidz dan Do’a Pendek MIN 3 Bantul menggelar rapat koordinasi (Rakor) intensif pada [Masukkan Hari/Tanggal]. Langkah ini diambil guna memastikan seluruh proses seleksi berjalan objektif, lancar, dan sesuai standar kualitas madrasah.

Rapat yang berlangsung di lingkungan MIN 3 Bantul tersebut dipimpin langsung oleh Ahmad Agus Salim, selaku Koordinator Mata Pelajaran PAI MIN 3 Bantul. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya keselarasan indikator penilaian di antara para penguji.

Poin Utama Koordinasi

Ada beberapa aspek krusial yang dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain:

  • Standar Penilaian: Penyeragaman kriteria penilaian hafalan Al-Qur’an (tahfidz) yang meliputi makhraj, tajwid, dan kelancaran.

  • Materi Do’a Pendek: Teknis pengujian hafalan do’a harian yang menjadi bagian integral dari seleksi JPTT.

  • Alur Pelaksanaan: Pengaturan jadwal dan teknis pertemuan antara penguji dengan calon peserta didik untuk menghindari antrean panjang.

“Koordinasi ini sangat penting agar setiap penguji memiliki persepsi yang sama. Kita ingin menjaring bibit unggul yang tidak hanya hafal, tetapi juga benar secara kaidah bacaan,” ujar Ahmad Agus Salim di sela-sela rapat.

Menyambut Calon Hafiz Cilik

Jalur JPTT merupakan salah satu jalur unggulan di MIN 3 Bantul yang diperuntukkan bagi calon siswa yang memiliki kemampuan lebih di bidang keagamaan, khususnya hafalan Al-Qur’an. Dengan adanya persiapan yang matang melalui rakor ini, diharapkan pelaksanaan tes esok hari dapat memberikan kenyamanan bagi para peserta dan hasil yang akurat bagi pihak madrasah. (Agassa)