Bantul – Mengawali hari pertama masuk sekolah di bulan suci Ramadhan, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul menggelar kegiatan inspiratif bertajuk “Program Sarapan Hadits”. Kegiatan yang dilaksanakan pada pagi hari ini fokus menanamkan pemahaman mendalam kepada para siswa mengenai urgensi niat dalam setiap perbuatan.

Dalam sesi pembukaan, para guru menekankan bahwa niat bukan hanya pelengkap sebelum beraksi, melainkan ruh dari setiap amal ibadah. Siswa diajak memahami hadits populer mengenai niat untuk menyadari bahwa apa yang mereka kerjakan akan bernilai sesuai dengan apa yang mereka cita-citakan di dalam hati.

“Niat adalah motor penggerak. Jika niatnya kuat dan lurus, maka lelahnya sekolah dan haus saat puasa akan berubah menjadi energi positif,” ujar salah Agus, satu pengajar saat memberikan tausiyah singkat.

Poin menarik dalam Program Sarapan Hadits kali ini adalah penekanan pada korelasi antara niat dan keberhasilan dunia-akhirat. Para siswa dipahamkan bahwa niat yang kuat memiliki dua fungsi utama:

Dimensi Spiritual: Menjamin aliran pahala dari Allah SWT agar ibadah tidak sia-sia.

Dimensi Kesuksesan: Menjadi magnet penarik keberhasilan. Niat yang kokoh akan menciptakan fokus dan tekad yang kuat, sehingga siswa lebih mudah mencapai target belajar maupun prestasi lainnya.

Kepala MIN 3 Bantul berharap program ini dapat membentuk karakter siswa yang visioner. Dengan “sarapan” ilmu di pagi hari, diharapkan para siswa tidak hanya menjalankan puasa sebagai penggugur kewajiban, tetapi sebagai momentum untuk meraih kesuksesan amal melalui kesungguhan hati.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan antusiasme para siswa yang siap menjalani hari-hari sekolah di bulan Ramadhan dengan semangat baru dan niat yang lebih tertata. (Agassa)