Bantul – Puluhan siswa kelas 3, 4, dan 5 MIN 3 Bantul tampak antusias mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Pramuka pada siang hari ini. Bukan sekadar latihan baris-berbaris, kali ini mereka diajak untuk melakukan praktik langsung penjernihan air sederhana, sebuah keterampilan krusial dalam teknik kepramukaan (scouting skill).

​Kegiatan yang berlangsung di halaman sekolah ini dipandu langsung oleh Guru Penanggung Jawab Pramuka, Sutinah, dengan dukungan penuh dari para pembina pramuka lainnya.

​Sutinah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melatih kemandirian serta kepekaan siswa terhadap kelestarian lingkungan. “Kami ingin siswa tidak hanya tahu teori, tapi juga mampu mempraktikkan cara bertahan hidup di alam bebas, salah satunya dengan teknik penyaringan air ini,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

​Para siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil. Mereka bekerja sama menyusun lapisan-lapisan penyaring di dalam botol plastik bekas yang telah dimodifikasi. Sorak sorai gembira terdengar saat air yang awalnya cokelat perlahan berubah menjadi bening setelah melewati lapisan penyaring buatan mereka.

​Selain mengasah keterampilan teknis, kegiatan ini juga memperkuat ikatan kekeluargaan antar-siswa dari berbagai jenjang kelas (3, 4, dan 5) di bawah naungan semangat Dasa Darma Pramuka. (Agassa)