Bantul – Guru kelas 1 dan 2 (Fase A) dari MIN 3 Bantul mengikuti pertemuan Kelompok Kerja Guru (KKG) yang bertempat di SDN Kembang Putihan, Bantul, pada Senin (09/02). Pertemuan rutin ini menjadi ajang strategis bagi para pendidik untuk mengasah keterampilan dalam menangani karakteristik siswa di awal masa sekolah dasar.

​Fokus utama dalam pertemuan kali ini adalah pemaparan materi mengenai “7 Jurus Bimbingan Konseling (BK)”. Materi ini dinilai sangat relevan bagi guru Fase A, mengingat transisi siswa dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar membutuhkan pendekatan emosional dan pendampingan yang lebih spesifik.

Mengapa 7 Jurus BK Penting?

​Penerapan bimbingan konseling di level SD bukan hanya tugas guru BK, melainkan tanggung jawab guru kelas sebagai sosok terdekat siswa. “7 Jurus” ini dirancang untuk membantu guru dalam:

  • Mengenali karakter unik setiap siswa secara mendalam.
  • Membangun komunikasi persuasif yang membuat siswa merasa nyaman.
  • Menangani konflik ringan antar siswa di dalam kelas.
  • Meningkatkan motivasi belajar melalui pendekatan psikologis yang positif.

Antusiasme Peserta

​Perwakilan guru dari MIN 3 Bantul tampak aktif dalam sesi diskusi dan simulasi kasus. Menurut salah satu peserta, materi ini memberikan perspektif baru bahwa disiplin tidak harus selalu kaku, melainkan bisa dibangun melalui kedekatan emosional.

​”Dengan memahami jurus-jurus BK ini, kami merasa lebih siap menghadapi berbagai dinamika di kelas 1 dan 2. Tujuannya agar tercipta suasana belajar yang aman dan menyenangkan (well-being) bagi anak-anak,” ujar Muslikhah, salah satu perwakilan guru MIN 3 Bantul.

​Pertemuan KKG ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar pendidik di wilayah Bantul sekaligus memastikan standar kualitas pengajaran dan pendampingan siswa tetap terjaga dengan baik. (Agassa)