
Bantul (MIN 3 Bantul) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul secara konsisten meneguhkan komitmennya dalam mengoptimalkan potensi peserta didik melalui pendekatan holistik yang menyeimbangkan kecakapan kognitif-literatif dan ketangkasan kinestetik. Komitmen institusional tersebut terefleksi dalam penyerahan apresiasi dan dana pembinaan kepada dua peserta didik berprestasi, Iklilah Labibah Aziz dan Rayyan Islami (Kelas 5A), bertempat di halaman madrasah pada Selasa (3/11).
Iklilah Labibah Aziz berhasil menorehkan prestasi sebagai Juara 1 Lomba Resensi Buku yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Capaian ini menunjukkan kapasitas literasi kritis tingkat lanjut, di mana peserta didik mampu melakukan dekonstruksi pesan teks, menganalisis struktur narasi, serta mengartikulasikan kembali gagasan secara objektif dan sistematis.
Pada ranah keolahragaan dan kecerdasan kinestetik, Rayyan Islami, siswa kelas 5A, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Wushu Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Prestasi ini merefleksikan kedisiplinan mental, fokus motorik, serta determinasi kompetitif yang solid pada cabang olahraga bela diri prestasi.
Kepala MIN 3 Bantul, Subarniyati, S.Pd.I., M.Pd., menyerahkan langsung dana pembinaan tersebut sebagai representasi rekognisi institusional atas etos juang peserta didik. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa pencapaian ini merupakan manifestasi dari ekosistem pembelajaran madrasah yang adaptif dan suportif terhadap keragaman talenta (multiple intelligences).
“Apresiasi ini bukan semata-mata bentuk penghargaan material, melainkan instrumen motivasional untuk terus menumbuhkembangkan iklim kompetisi positif di lingkungan madrasah. Capaian ananda Iklilah pada domain literasi serta ananda Rayyan pada domain kinestetik menjadi afirmasi nyata bahwa madrasah mampu menjadi inkubator yang subur bagi integrasi kecerdasan intelektual, emosional, dan fisik,” tutur Subarniyati.
Pemberian dana pembinaan ini diharapkan dapat mengakselerasi pengembangan potensi kedua peserta didik ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi, sekaligus mendiseminasikan inspirasi serta motivasi bagi seluruh peserta didik MIN 3 Bantul untuk terus mengeksplorasi potensi diri secara optimal. (agassa)




