
Bantul (MIN 3 Bantul) – Halaman barat MIN 3 Bantul tampak khusyuk pada pagi yang teduh itu. Sejak mentari merekah perlahan, derap langkah para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa bergerak serempak menggelar sajadah, merapatkan saf demi merajut harapan bersama melalui Shalat Istisqa’.
Ibadah sunnah meminta hujan ini dipimpin langsung oleh Ahmad Agus Salim, Lc., yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya yang menyentuh kalbu, lantunan istigfar bergema lembut mengajak seluruh jemaah merenungi nikmat air yang sering kali luput disyukuri. Seruan tobat dan permohonan ampun dipanjatkan dengan tulus agar bumi yang mulai mengering segera dibasahi rahmat-Nya.
Kegiatan ini merupakan wujud ketaatan madrasah dalam menindaklanjuti edaran resmi Kementerian Agama terkait pelaksanaan Shalat Istisqa’ serentak. Lebih dari sekadar menunaikan instruksi, momentum sakral ini menjadi ruang belajar langsung bagi para peserta didik untuk memahami tata cara ibadah yang jarang ditemui sehari-hari.
Dari saf-saf yang tersusun rapi, para siswa belajar meresapi makna kepedulian sosial—bahwa kekeringan bukan sekadar tentang tanah yang retak, melainkan panggilan nurani untuk saling mendoakan dan berbagi empati kepada sesama yang tengah dilanda kesulitan air bersih.
Doa-doa tulus yang melangit dari halaman madrasah hari ini menjadi cermin pengharapan, kiranya tetes-tetes berkah segera turun membasahi persada, membawa sejuk bagi bumi dan ketenteraman bagi seluruh makhluk. (agassa)




