Bantul (MIN 3 Bantul) — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam, keluarga besar Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul menggelar aksi tanggap bencana. Penggalangan dana kemanusiaan ini ditujukan untuk meringankan beban korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara.

Dari aksi solidaritas yang melibatkan seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan tersebut, berhasil terkumpul dana donasi sebesar Rp3.689.000,-.

Kepala MIN 3 Bantul, Subarniyati, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh warga madrasah atas partisipasi dan kepedulian yang telah ditunjukkan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar mengumpulkan materi, melainkan juga bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik.

“Aksi tanggap bencana ini merupakan wujud nyata penanaman nilai empati, gotong royong, dan rasa persaudaraan kepada para siswa sejak dini. Semoga bantuan yang terkumpul dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT, Sulteng, dan Sumut,” ujar Subarniyati.

Rencananya, seluruh dana yang terhimpun akan disalurkan secara resmi melalui koordinasi lintas instansi, yakni Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), guna memastikan bantuan sampai langsung kepada pihak yang membutuhkan di lokasi terdampak.

Melalui kegiatan ini, MIN 3 Bantul berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di lingkungan madrasah serta siap tanggap terhadap berbagai isu kemanusiaan di tanah air. (Agassa)