
Bantul (MIN 3 Bantul) — Suasana ruang kelas 3A MIN 3 Bantul tampak lebih hidup dan antusias pada pembelajaran Bahasa Indonesia, Rabu (26/08/2026). Guru kelas 3A, Sariman, S.Pd.I., menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis media digital dengan memanfaatkan tayangan proyektor dan materi PowerPoint (PPT) interaktif untuk mengenalkan penggunaan tanda baca tanda seru (!) kepada peserta didik.
Penggunaan media visual yang dipadukan dengan ilustrasi menarik, warna cerah, serta animasi gerak berhasil memikat perhatian seluruh siswa. Melalui media tersebut, Sariman mengajak siswa memahami fungsi tanda seru dalam berbagai konteks, mulai dari kalimat perintah, ajakan, hingga ungkapan emosi atau kekaguman.
”Penggunaan proyektor dan presentasi PowerPoint interaktif terbukti meningkatkan fokus anak-anak. Materi tata bahasa seperti tanda baca yang awalnya terkesan teoritis menjadi jauh lebih konkret dan mudah dipahami ketika disajikan secara visual,” ujar Sariman di sela-sela kegiatan belajar.
Dalam proses pembelajaran, Sariman tidak hanya menampilkan materi secara pasif, tetapi juga melibatkan siswa secara langsung melalui kuis interaktif di layar proyeksi. Beberapa poin penting yang ditekankan dalam kegiatan ini meliputi:
Pemahaman Konsep Dasar: Mengenali bentuk, posisi, serta fungsi tanda seru dalam intonasi membaca kalimat perintah dan larangan.
Praktik Membaca Nyaring: Siswa bergantian melafalkan kalimat di layar proyektor dengan intonasi dan ekspresi yang tepat.
Kuis Interaktif Visual: Siswa secara aktif memilih kalimat yang tepat untuk disematkan tanda seru melalui simulasi tanya jawab di layar.
Para siswa terlihat sangat bersemangat mengikuti setiap sesi, terutama saat diminta maju ke depan kelas untuk menentukan tanda baca yang tepat pada kalimat tantangan.
Inovasi pembelajaran berbasis teknologi informasi ini merupakan bagian dari komitmen MIN 3 Bantul dalam mewujudkan madrasah digital yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aktif, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik. (Agassa)




