Bantul (MIN 3 Bantul) – Dalam upaya melestarikan dan memperkenalkan warisan budaya Jawa, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Bantul mengirimkan sejumlah siswa-siswi terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Workshop Wayang yang diselenggarakan di Kelurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Bantul, hari ini. ​Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang berkesempatan belajar langsung tentang seni pertunjukan wayang, mulai dari sejarah, jenis-jenis wayang, hingga praktik dasar menggerakkan tokoh wayang (mendalang).​

​Kepala MIN 3 Bantul menyatakan bahwa keikutsertaan siswa dalam workshop ini adalah bagian dari program sekolah untuk memperkuat pendidikan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal.​”Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal wayang sebagai tontonan, tetapi juga memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Ini adalah investasi budaya bagi generasi penerus bangsa,” ujarnya.​

​Workshop yang berlangsung sehari penuh ini diisi oleh narasumber ahli dan seniman wayang lokal. Para siswa dibimbing untuk:​Mengenal tokoh-tokoh penting dalam pewayangan.​Memahami filosofi di balik setiap karakter.​Mencoba teknik dasar mendalang menggunakan wayang kulit dan wayang golek.​Para siswa terlihat serius namun gembira saat memegang dan mencoba memainkan wayang di balik layar. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan bibit-bibit baru pegiat seni tradisi dari kalangan pelajar madrasah.(Agassa)